Perbedaan Cincin Kawin Emas Dan Cincin Kawin Platinum

Cincin kawin emas atau Cincin kawin platinum, Mana yang Lebih Bagus? 

Waktu pilih Cincin kawin, anda serta pasangan berlainan selera serta pendapat. Bagaimana temukan pemecahannya?

Cincin kawin merupakan suatu hal yang melambangkan ikatan suci pada anda serta pasangan. Jadi lumrah saja, bila anda ingin pilih cincin kawin yang paling baik. Tetapi seringkali, anda serta pasangan berlainan pendapat tentang hal semacam ini. Cobalah deh, simak keterangan tersebut. Siapa tahu dapat membantumu dalam mengambil keputusan.

 

Perbedaan Antara Cincin Kawin Emas Dan Cincin Kawin Platinum dari sisi tampilan

Material bahan cincin kawin dari bahan emas serta bahan platinum merupakan dua type metal yang seringkali dipakai untuk bahan cincin kawin, cincin tunangan atau perhiasan lainnya. Keduanya sangat unik familiar di kalangan masyarakat pada umumnya. Kedau logam ini memiliki kesamaan yang sulit di bedakan. Di lihat dari sisi penampilannya saja, karakter fisik yang ada pada emas serta platinum hampir memiliki kesamaan, meskipun keduanya beda logam. Platinum mempunyai warna natural putih, sedang emas berwarna natural kuning.

Jika anda inginkan cincin kawin warna kuning asli, maka pilihlah emas. Tapi bila anda menginginkan warna putih, anda pasti dapat memakai platinum atau emas putih. Komposisi dari Cincin kawin emas putih yaitu percampuran emas, perak dan palladium, pilihan ini banyak di sukai oleh para produsen perhiasan karena aman tidak mudah pecah-pecah/rusak jika di produksi yang kedua kali dan seterusnya. Ada pula yang memakai bahan emas putih dengan komposisi emas murni dan alloy putih saja, resikonya emas putihnya keras dan mudah pecah-pecah pada saat di produksi yang kedua kali, solusinya harus di murnikan kembali menjadi emas 24k dengan cara di cukim/masak ulang dengan air keras dan bahan lainnya.

Setelah di tempah menjadi bentuk cincin kawin atau perhiasan selanjutnya masuk ke tahap finishing, dan terakhir di poles matang dan di croum dengan obat rodhium sehingga cincin kawin anda menjadi putih mengkilap yang nyaris serupa dengan platinum. Cincin Kawin atau perhiasan dengan bahan emas putih standar international maksimal 75% (18k karat).

 

Cara Meracik Atau Membuat Cincin Kawin Dengan Adukan Bahan Emas Putih 75% (18K).

Dalam dunia perhiasan, Emas merupakan logam yang di gunakan sebagai bahan utama untuk membuat sebuah cincin tunangan, cincin kawin, cincin berlian dan perhiasan lainnya. Emas pada dasarnya adalah emas kuning, tidak ada istilah asli emas putih, Mengapa ada emas putih? Emas putih merupakan hasil jadi dari adukan/percampuran logam lain yang senyawa dengannya yaitu logam alloy, perak, nikel, platina, palladium.

Di antara campuran logam tersebut, yang paling bagus di buat campuran adalah logam palladium dan perak. Kenapa campuran logam palladium itu bagus? Karena palladium kuat, mengkilap dan tidak mudah retak/pecah saat di daur ulang bikin perhiasan berikutnya, berbeda sangat dengan alloy perak, klo campuran alloy hanya awalnya saja bisa di buat cincin atau perhiasan, akan tetapi di saat daur ulang bikin cincin atau perhiasan tidak bisa karena resiko retak dan pecah. Klo sudah retak atau pecah solusinya di murniin lagi menjadi emas 24k, dan pastinya tambah ongkos biaya dan susut.

Berikut Komposisi Membuat Racikan Emas 75% (18k) :

Emas murni 99,9% (24k), dengan beratnya 10 gram, berapakah 75% nya?

Cara menghitungnya :

Emas 24k, berat jadi 10gram : 75% = 13,333 gram (Berat jadi emas putih 75%),

Berarti yang berat 3,333 gram adalah campurannya (Palladium 0,7gr-1gr, selebihnya bahan perak). Bagi yang menggunakan campurannya alloy dan perak, selanjutnya tinggal di atur komposisi bahannya seperti itu.

Pada dasarnya memang dari segi tampilan cincin emas putih mirip sekali dengan platinum, emas putih seiring waktu lama kelamaan memudar jadi kekuningan, kenapa bisa demikian? karena unsur rodium yang ada pada emas putih tidak bertahan lama. Solusinya anda harus memoles dan mengecroum ulang, agar kembali putih mengkilap. Beda lain hal dengan platinum/platina yang memiliki warna asli natural putih yang pastinya akan tidak memudar jadi kuning sampai kapanpun.

 

Cincin Kawin Emas Dan Cincin Kawin Platinum dari sisi harga

Cincin kawin emas dan cincin kawin platinum mempunyai persamaan harga per gram-nya. Disamping itu, platinum mempunyai tingkat ketebalan lebih serta lebih dianjurkan jadi bahan pembuat Cincin kawin. Biasanya, Cincin kawin platinum terbuat dari 90% platinum. Sesaat 14 karat emas cuma terdapat 58, 5% emas (18 karat emas terbagi dalam 75% emas murni). Oleh karena itu, Cincin Nikah platinum malah lebih mahal.

 

Cincin Kawin Emas Dan Cincin Kawin Platinum dari sisi kenyamanan  

Cincin kawin platinum memiliki berat dan ketebalan lebih dari pada cincin nikah emas dengan besar ukuran yang sama. Artinya, semakin besar ukurannya, makin berat juga cincin nikah platinum di banding emas. Dalam hal ini khusus untuk Cincin tunangan, sebagian orang punya selera memilih cincin kawin yang lebih berat, tetapi ada pula mereka yang lebih inginkan cincin kawin yang enteng serta nyaman di jari, serta emas jadi pemecahannya. Baik platinum ataupun emas, tidak menyebabkan alergi atau gatal-gatal. Kunjungi sebagian butik perhiasan yang mempunyai bermacam pilihan komplit.

 

Nah, semoga penjelasan di atas bisa membantu anda agar mengambil keputusan memilih cincin kawin emas, cincin kawin platinum.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.